Thursday, August 17, 2006

Kepada YTH Tuhan yang bersangkutan,

Hari ini saya memahami betapa manusia dan manusia adalah pribadi bebas yang bisa jadi sangat individual. Hari ini pula saya berusaha menawarkan proposal baru pada Anda. Berapa harga yang pantas untuk manusia memiliki manusia? Bukannya saya ingin nego yang berkelanjutan, tapi saya rasa hal ini sangat mengakomodasi keinginan saya.

Dari saya yang ingin dimiliki
Hymne pom-pom (alm)

Si tupin panjan,
abu lucu menggemaskan,
ingatkanku pada pom-pom,
yang mati meninggalkan jambang,
si janda kembang..

Kalau semua berkumpul,
pasti aku sudah punya,
dua kesebelasan kelinci munil,
yang bisa main gigit-gigitan..

Wednesday, August 16, 2006

Photobucket - Video and Image Hosting


Saya baru mendapat dua teman baru. Yang abu namanya si Tupin Panjan (si kuping panjang) dan yang putih bernama Kol Putih. Dua-duanya saya titipkan di rumah seng, jadi selalu ada kunjungan tiap hari =) btw si Kol Putih tidak mau difoto, dia masih gampang deg-degan. Semoga umurnya panjang.
Abadi, katanya cinta itu abadi.
Walau dijauhi, dicemooh, dipungkiri,
katanya cinta yang searah itu tetap berjudul cinta.

Egois sekali, dia.
Dia, aku, kamu, mereka, kalian, semua yang membaca tulisan ini.

Sesungguhnya menurutku,
cinta itu seperti tumbuhan.

Apakah tumbuhan tetap tumbuh subur tanpa air dan matari?
Tanpa kehendak si pemilik,
tanpa sentuhan tangan,
dan perbincangan ringan?

Tumbuhan tahu dan bahkan lebih peka,
saat ia tahu keberadaannya tidak diinginkan..

Maka, kau ini batu berkedok cinta?
Atau manusia yang mau bersikap peka ?

Biarkanlah kebahagiaan tumbuh di dirinya,
walau dirinya di luar kamu.
Perempuan,
dia kini tak sedang pergi menginap di rumah kawan,
tidak juga pergi camping, business traveling,
atau apapun itu yang ada di benakmu;
sebuah penghiburan diri tiada guna.

Coba kau bangun di pagi hari dengan pikiran jernih,
dengan mata hati yang terbuka dan hati yang lapang,
bahwa mencintai bukan lagi onani diri...

Menunggu klimaks datang sembari berimajinasi.

Saat ini kau harus mulai belajar menerima kenyataan.
Buktikan kadar mencintamu dengan sportifitas yang baik.
Biarkan kebebasan merangkulnya, yang tidak lagi punya rasa cinta.


------------------------------------------------------------------------------------------------

Seakan yakin kau takkan membacanya, aku hanya ingin menitipkan pesan.
Apa itu tadi isi sms (bukan lagu bang sms siapa) tapi entah kenapa mungkin kau sudah buntu, lalu menuliskan firmanNya dalam bentuk persuasif yang nyaris tak.


Ah, jangan manfaatkan namaNya. Tapi pasrahkan saja. Sebagaimana saya terus menerus mencoba.

Wednesday, August 09, 2006

Hari yang janggal. Semua seperti berjalan pelan, benar-benar slow motion. Banyak diam yang terserak, membuatku semakin bingung. Saya bukan pakar komunikasi, tapi saya selalu mencoba jujur, atau paling tidak bercerita apa saja yang menggantung di benak dan rasa. Ah, memang orang sungguh berbeda satu sama lainnya.

Tadi sore dateng ke pamerannya Nani Sakri, teman baik tanteku. Lukisannya campuran 2D and 3D, dengan aksen gliter dan rantai tali tas misalnya. Sangat feminin dan berkesan komik jaman dulu.

Photobucket - Video and Image Hosting

by Nani Sakri (2004)

Tuesday, August 08, 2006

Sebuah perjalanan yang cukup nyaman, tidak terburu-buru dan sedikit bermasalah. Menutup hari dengan sebuah pemikiran bahwa kemampuan adaptasiku 'terhadap kejadian yang tidak sesuai rencana' harus lebih ditingkatkan lagi. Distro to distro cukup cepat dilalui..d'loop, entrance, gumo, beeprod, tee company, evil, 347, etc..ah terlalu pikun untuk mengingat. Tapi intinya cuma satu....Ti, cepetan kenapa sih mulai Indexnya????!! hahaha..damn! Bahkan untuk menonton dvd yang sudah mingguan aku beli saja belum sempat. Du du du...

Photobucket - Video and Image Hosting

Monday, August 07, 2006

Di tengah semua keletihan membuat buku masuk ke percetakan (lagi), meminta comment dari beberapa leluhur dan 'orang-orang penting' yang berlagak sibuk. Ada satu hadiah yang luar biasa. Dari seseorang yang hampir sama tanggapnya dengan tanteku Ingrid Widjanarko. Yaitu sebuah comment yang terluncur melalui sms ke hpku, tepat 2 jam setelah aku mengantarkan dummy SUB ROSA ke rumahnya.

Photobucket - Video and Image Hosting

”(diri) MU – TIARA
Part 1 : gemuruh deru burung baja membelah angkasa...berdecit lingkaran bundar penopangnya beradu tanah. Dan, BERHENTI. Tak sabar sesosok melangkah riuh dalam langkahnya yang ke puluh ratus juta dalam beda berganti-ganti rasa dan warna, melenguh tiap kali kumpulan jiwa di depannya menghalang, menghadang. Cuma satu ingin, kembali secepat kilat mengejut bumi, menyentuh sebuah indah.

Part 2 : gemerincing kunci-kunci terangkat dari senyap penghujung tas. Membuka rangka baja pelindung bangunan teduh bernama rumah. Melesat sesosok menuju ruangan teraman di muka bumi untuk dirinya. KAMAR. Dibenamkan sejiwa, raga dan hati ke dalam SUB ROSA.

Part 3 : tak perlu menunggu lama..22 menit sudah berlalu. Penghujung buku ujung kukuku...ahh, mengapa waktu begitu pesat bergerak? Ku sesali 22 menit itu. Ku sesali karena sedang kurasakan indah..sedangku termangu seperti menatap Firdaus yang berpelangi, kadang menimbulkan kejut yang asyik..kerjap tak percaya..walau juga kerut tak sefaham dan beberapa tak membongkar rasaku...ujung kuku membuka lembar terakhirmu.

WHATTTT? 23 THN HIDUPMU DI BUMI? Dan indahmu telah menantang, memaksa untuk meresap, menjalar, menggetar, melegakan sukma? Duhai, Sang Indah ciptaan indah pencipta yang indah...semaikan terus kepedihan menjadi indah, kegalauan menjadi kesan, kebimbangan menjadi pesan dan kemenangan menjadi rendah hati..krn kau adalah INDAH dan SEJUK yang telah lama dinanti BUMI..maka berdirilah di atasnya dengan KOKOH tanpa kehilangan GEMULAI mu. Wahai Bumiiiiii...SELAMAT ATAS PEROLEHAN KELAHIRAN YANG INDAH INI..." (Peggy Melati Sukma)

Sungguh pribadi yang menyenangkan. Karena kesigapannya terhadap orang lain yang membutuhkan bantuan. Dalam hal ini, aku dan komentar untuk buku ku.

Saturday, August 05, 2006

Selalu dan selalu ada pro kontra, pertarungan tanpa istirahat, sebuah akhir yang tiada awal. Masih saja aku bingung untuk merasakan otak atau memikirkan hati. Semua serba salah. Salut dan proficiat bagi mereka-mereka yang mandiri, begitu tegas dalam mengambil keputusan, dan menyamakan aksi dengan apa yang terlontar dari mulut. Entah larut kemanakah semua rasa dan lembaran memori indah di neuron.

Have yourself cake and ale. Shine on, shine on...you deserve it.

Wednesday, August 02, 2006

Ada seseorang dari buku lama yang melompat begitu saja ke dalam untaian pena menggores kertas yang kuambil asal dari sebuah rim. If i need u know, am i still worth your help? Uh, bagaimana ya. Saya jelas bukan pendendam, tapi dari dulu memang tidak menyukai akhir cerita persahabatan atau apalah itu yang sedikit melukai hati. Bukan siapa yang datang pertama, tapi apa konsekuensi dari pilihan itu (walau hanya untuk berteman) benar-benar dijalani dengan baik atau tidak. Jangan masuk baik-baik dan keluar dengan ngilang gitu aja. Anyhow, he still owe me my grandpa's watch...hmm..
Rupanya si ketjil lucu itu bernama Yoga. Entah kelanjutannya apa, tapi pastinya nama kerajaan Widjanarko akan menjadi nama belakangnya. Uh, lutu banet-banetan! Sekarang saya sudah jadi tante Tiala......

Photobucket - Video and Image Hosting

Tuesday, August 01, 2006

Beberapa menit yang lalu saya mendapat kabar. Andhika Maheswara, saudara sepupuku telah mempunyai seorang anak laki-laki. Sepertinya baru saja malam tadi saya mendengar istrinya sudah bukaan satu, dan tiba-tiba berita itu datang. Benar-benar tidak sabar rupanya, menjadi anggota keluarga Widjanarko =)